Rabu, 27 April 2016

Jamur secara Umum

BAB I TINJAUAN PUSTAKA A. Pengertian Jamur Secara Umum Mikologi adalah protista eukariotiuk nonfotosintetik yang di sebut fungi. Fungi atau jamur (Cendawan) adalah mikroorganisme heterotrofik mereka memerlukan senyawa organic nutrisinya. Bila mereka hidup dari organic mati yang terlarut,mereka disebut safrofit. Di sebut saprofit karena biasa menghancurkan senyawa yang kompleks, menguraikan senyawa menjadi zat-zat kimia, yang menjadi sederhana dan kemudian di kembalikan ke dalam tanah, dan dapat menyebabkan kesuburan tanah, dan selanjutnya meningkatkan kesuburannya. Jadi mereka sangat menguntungkan bagi manusia, sebaliknya mereka dapat merugikan kita apabila mereka dapat menburukkan kayu,tekstil,makanan dan bahan-bahan lainnya. Pada manusia dan hewan sebagai “primary pathogen” maupun “opportunistic pathogen” juga dapat mnyebabkan alergi dan dapat menyebabkan keracunan. Fungsi yang pathogen yang umumnya adalah eksogenous, mereka hidup di alam bebas seperti air, tanah, dan derbis organic. Cendawan saprofit juga penting dalam fermentasi industry, misalnya pembuatan bir, minuman anggur, dan produksi pembuatan antibiotic misalnya penicillin.peragian adonan dan peragian pemanasan berupa keju juga bergantung pada kegiatan cendawan. Dalam bidang kedokteran, fungi menghasilkan ergot alkaloid. (ergitamine,ergomatrine), antimikroba ( penisilin,sefalosporine), statin,siklosporine,antifugal,vitamin dan steroid. Pada manusia, jamur dapat menyebabkan penyakit kulit yang di sebut dermatomikosis misalnya panu dan kadas. Namun di iklim tropis dan kelembapan iklim seperti di Negara kita, semakin subuk juga maka kita semakin akan banyak berkerigat, tubuh pun makin lembab dimana jamur dapat berkembang dengan pesat. Umumnya jamur penyebab penyakit ini dapat dilihat secara mikroskopik. Jamur sangat tumbuh pada tempat yang lembab, itulah sebabnya jamur banyak hidup di Indonesia. Jamur akan lebih subur bila kebersihan tubuh kurang terjaga. Kondisi tubuh menurun serta mengkomsumsi obat-obatan seperti antibiotic, steroid dan kontrosepsi. Tempat-tempat umum seperti kolam renang dan dan tempat ganti pakaian dan ideal bagi perpindahan jamur. Jamur dapat menembus jaringan kulit yang dapat mengakibatkan infeksi. Infeksi dapat menular ke bagian lain melalui garukan,handuk,dan lain-lain. Penegakan diagnosis selain gejala khas dari penyakit jamur seperti : a. Kemerahan kulit yang terbatas tegas,erosi dan berisik b. Benjolan keras pada kaki,tangan atau lutut dan berwarna merah atau coklat. B. KLASIFIKASI Umumnya bersel banyak (multiseluler), bersifat eukariotik (memiliki membran inti sel), tidak memiliki klorofil, sehingga bersifat heterotrof ( tidak mampu membuat makanan sendiri), ada yang bersifat parasit, ada yang bersifat saprofit, dan ada yang bersimbiosis (mutualisme) membentuk lichenes. Dinding sel dari bahan selulose dan ada yang dari bahan kitin. Tubuh terdiri dari benang – benang halus yang disebut Hifa. Struktur hifa yang bercabang membentuk suatu anyaman di sebut dengan Miselium, yang berfungsi menyerap zat – zat organik pada subtrat / medium. Bagian yang terletak antara kumpulan hifa dinamakan stolon. Jamur yang bersifat parasit memiliki houstorium, yaitu hifa khusus yang langsung menyerap makanan pada sel inangnya. C. Morfologi Pada umumnya, sel khamir lebih besar daripada kebanyakan bakteri, tetapi khamir yang paling kecil tidak sebesar bakteri yang terbesar. Kamir sangat bervariasi ukurannya, berkisar antara 1-5 mikron lebarnya dan panjangnya berkisar dan panjangnya berkisar abtara 5-30 mikron atau lebih.biasannya berbentuk telur, tetapi beberapa ada yang memanjang atau berbentuk bola. Setiap spesies mempunyai bentuk yang khas, namun sekalipun biakan murni terdapat varaisi yang luas dan hal ukuran dalam bentuk sel-sel individu, tergantung dari pada umur dan lingkungannya. Khamir tidak di lengkapi flagelum atau organ-organ pergerakan lainya. Tubuh, atau talus, suatu kapang pada dasarnya terdiri dari : miselium dan spora (sel resisten,istrahat atau dorman). Miselium merupakan kumpulan beberapa filamen yang di namakan hifa. Setiap hifa lebarnya 5-10 mikron, di bandingkan dengan sel bakteri yang biasanya berdiameter 1 mikron. Di sepanjang tiap hifa biasanya terdapat sitoplasma bersama. Ada tiga macam morfologi hifa antara lain : a. Aseptat atau senosit hifa seperti ini tidak mempunyai dinding sekat atau septum. b. Septet dengan sel-sel uninukleat sekat ini membagi hifa membagi ruang-ruang atau sel-sel yang berisi nucleus tunggal. Pada setiap septum terdapat pori di tengah-tengah yang terdapat nucleus dan sitoplasma dari satu ruang ke ruang yang lainnya. Sungguhpun dari sertiap ruang suatu hifa yang bersifat tidak terbatas pada setiap membran sebagaimana pada sel yang khas, setiap ruangan itu di namakan sel. c. Septet dengan sel-sel multimukleat septum yang menjembatangi hifa dari setiap satu sel-sel dari suatu nekleus dari setiap ruamg. Mesolium dapat vegetative (somatik) atau reproduktif. Beberapa hifa dari mesolium somatic menembus dari suatu medium untuk memakan suatu makanan. Mesolium bereproduksi bertangguang jawab untuk membentuk suatu spora biasannya meluas ke udara dari medium. Mesolium dari suatu kapang dapat merupakan jaringan yang terjalin lepas atau merupakan struktur padat yang terorganisasi, seperti pada jamur. a) Zygomycota Nama Zygomycota berasal dari jenis perbanyakan diri seksual, terutama pada pembentukan zigospora. Zigospora terjadi karena peleburan dua gametangium yang menghubungkan kedua hifa induk seperti jembatan penghubung. Ciri-ciri jamur yang termasuk dalam divisi Zygomycota adalah: • Biasa hidup sebagai saprofit. • Miselium bercabang banyak dan hifa tidak bersekat sehingga terlihat seperti pipa atau buluh. • Dinding sel terdiri atas kitin, tidak memiliki zoospora sehingga sporanya merupakan sel-sel yang berdinding. Spora inilah yang tersebar ke mana-mana. • Perkembangbiakan secara aseksual dilakukan dengan spora yang berasal dari sporangium yang telah pecah. Beberapa hifa akan tumbuh dan ujungnya membentuk sporangium. Sporangium berisi spora. Spora yang terhambur inilah yang akan tumbuh menjadi miselium baru. • Perkembangbiakan secara seksual dilakukan dengan peleburan dua hifa, yaitu hifa betina dan hifa jantan. Hifa jantan adalah hifa yang memberikan isi selnya. Hifa betina adalah hifa yang menerima isi selnya. Perkembangbiakan ini dilakukan dengan gametangium yang sama bentuknya (hifa jantan dan hifa betina) yang mengandung banyak inti. Selanjutnya, gametangium mengadakan kopulasi. Murcor mucedo Beberapa contoh jamur yang termasuk dalam divisi Zygomycota adalah sebagai berikut. • Murcor mucedo, hidup sebagai saprofit pada sisa tumbuhan dan hewan, misalnya, kotoran hewan dan roti busuk. Dari miselium pada subtratnya muncul benang-benang tegak dengan sporangium pada ujungnya. Sporangium ini berisi spora. Jika sporangium sudah matang, akan pecah sehingga spora akan tersebar keluar. Spora akan tumbuh menjadi miselium baru. Perkembangbiakan secara seksual dilakukan dengan gametangium. • Murcor javanicus, berperan dalam pembuatan tapai karena jamur ini terdapat dalam ragi tapai. Jamur ini termasuk makhluk hidup yang mempunyai daya untuk mengubah tepung menjadi gula. • Rhizopus sp., yang terdapat pada ragi tempe ini mempunyai daya untuk memecah putih telur dan lemak. Oleh karena itu, ia berperan dalam pembuatan tempe dan oncom putih. Jamur tempe mempunyai hifa yang berguna untuk menyerap makanan dari kacang kedelai. Dalam waktu dua sampai tiga hari, kumpulan hifa tersebut akan membungkus kedelai yang kemudian disebut tempe. Selain pada tempe, jamur ini juga dapat tumbuh di tempat-tempat yang lembap. b) Ascomycota Jika jamur Zygomycota memiliki hifa yang tidak bersekat seperti pipa, jamur sejati (Eumycota yang terdiri dari Ascomycota, Basidiomycota, dan Deuteromycota) mempunyai hifa yang bersekatsekat. Dinding sel terdiri atas kitin dan dapat hidup sebagai saprofit, parasit, atau bersimbiosis. Ascomycota adalah kelompok jamur yang berkembang biak dengan membentuk spora di dalam selnya (kantung kecil) yang disebut askus. Pembentukan askus inilah yang menjadi ciri Ascomycota. Kelompok jamur ini dapat ditemui di permukaan roti, nasi, dan makanan yang sudah basi. Warnanya merah, cokelat, atau hijau. Contoh jamur Ascomycota yang hidup sebagai saprofit, antara lain, Saccharomyces cereviciae (khamir bir, roti, dan alkohol), Saccharomyces tuac (khamir tuak), Saccharomyces ellipsoideus (khamir anggur), Penicillium sp. (makanan dan roti busuk), dan Neurospora crassa (pembuatan oncom). Contoh jamur yang tumbuh sebagai parasit adalah jamur Saccharomycosis yang menyerang pada epitel mulut anakanak. Jamur dapat bersimbiosis dengan ganggang hijau membentuk Lichenes (lumut kerak). Penicillium Askus yang dihasilkannya jamur Ascomycota memiliki bentuk yang bermacam-macam dan inilah yang menjadi dasar untuk mengklasifikasikan Ascomycota. Beberapa macam bentuk Ascomycota adalah sebagai berikut. • Kleistotesium Kelompok jamur ini berbentuk bulat tertutup yang merupakan ciri dari kelas Plectomyces. Contoh jamur ini antara lain genus Penicillium dan Aspergillus. o Penicillium, misalnya P. camemberti dan P. requeforti untuk pembuatan keju. P. notatum dan P. chrysogenum dapat menghasilkan antibiotik. Sporanya berupa konidia, berwarna hijau kebiruan, dan berkembang biak secara vegetatif. Jamur ini dapat dijumpai pada makanan yang busuk seperti roti, kentang, nasi, yang berarti dia hidup sebagai saprofit. o Aspergillus, jamur ini dapat tumbuh di mana-mana, sporanya berupa konidia. Banyak sekali manfaat dari jamur ini, antara lain untuk pembuatan makanan dan minuman. Misalnya, Aspergillus niger untuk pembuatan sale, agar-agar, atau menjernihkan sari buah. Aspergillus oryzae untuk pembuatan tape, sake, melunakkan adonan roti. Aspergillus wentii untuk pembuatan kecap, tauco, dan sake. Selain menguntungkan, ada juga jenis Aspergillus yang merugikan seperti Aspergillus flavus yang menghasilkan racun aflatoksin. • Peritesium Pada kelompok jamur ini, askokarpnya berbentuk botol yang merupakan ciri dari kelas Pyrenomycetes, contoh yang terkenal dari jamur ini adalah sebagai berikut. o Neurospora merupakan jenis jamur yang dimanfaatkan pembuatan oncom. o Roselinia arcuata. Jamur ini hidup sebagai saprofit pada kayu yang mati. o Xylaria tabacina. Biasanya jamur ini terdapat di pegunungan pada pohon yang busuk, bentuknya bulat panjang bertangkai dengan warna kehitam-hitaman. • Apotesium Bentuk askokarp jamur ini seperti cawan atau mangkok, contohnya antara lain, o Peziza aurantia, hidup sebagai saprofit di sampah; o Marshella esculenta, Tuber sp., dapat dimanfaatkan sebagai makanan. • AskusTe-lanjang Golongan jamur ini tidak membentuk badan buah yang merupakan ciri dari kelas Protoascomycetes. Contoh jamur yang terkenal adalah sebagai berikut. o Saccharomyces cerevisiae. Jamur ini lebih dikenal dengan nama pasaran ragi/kamir/yeast, yang dapat digunakan untuk membuat tape, roti, dan alkohol. o Candida albicans. Jamur ini dapat menyebabkan penyakit kandidiasis, yaitu suatu penyakit pada selaput lendir mulut vagina dan saluran pencernaan. o Trichoderma. Jamur Trichoderma dapat menghasilkan enzim selulose yang dipakai untuk menguraikan selulosa. Biasanya dimanfaatkan untuk produksi Single Cell Protein. d. Basidiomycota Ciri jamur Basidiomycota adalah memiliki basidium. Kelompok jamur ini dikenal karena tubuh buahnya tampak jelas di permukaan tanah atau substrat lainnya. Tubuh buah bentuknya bermacam-macam, ada yang seperti payung, bola atau papan. Misalnya, jamur merang (Volvariella volvacea) dengan tubuh buah berbentuk payung. Secara umum, tubuh buah mempunyai 4 bagian, yaitu tangkai tubuh buah (stipe), tudung (pileus), volva, dan bilah (lamella). Stipe merupakan suatu massa miseliumyang tumbuh tegak. Pileus merupakan bagian yang ditopang oleh stipe.Sewaktu muda, pileus dibungkus oleh selaput yang disebut velum universale yang akan pecah menjelang dewasa. Volva adalah sisapembungkus yang terdapat di dasar tangkai. Lamella merupakan bagian bawah dari tudung, berbentuk helaian, dan tersusun atas lembaran. Beberapa contoh Basidiomycota yang penting adalah sebagai berikut. • Volvariella volvacea dan Agaricus bisporus, jamur yang dibudidayakan untuk dimasak sebagai bahan makanan. Jamur ini ditanam pada medium yang mengandung selulosa (misalnya jerami) dengan kelembapan tinggi. • Auricularia polytrica (jamur kuping), jamur ini enak dimakan, hidup pada batang tumbuhan yang telah mati. Auricularia polytrica Beberapa contoh Basidiomycota yang merugikan adalah sebagai berikut. • Puccinia graminis, jamur ini hidup parasit pada rumput. • Ustilago maydis, jamur ini parasit pada tanaman jagung, menyerang sukam daun , tongkol, jumbai dan tangkai. Kamu yang paling menyolok jika tanaman jagung diserang jamur ini adalah adanya beberapa butiran jagung pada tongkolnya menjadi jauh lebih besar dari ukuran normal. • Ganoderma pseudoferreum, jamur ini penyebab busuk akar pada tanaman coklat, kopi, teh, karet dan tanaman perkebunan lain. • Ganoderma applanatum, jamur ini menyebabkan kerusakan pada kayu. e. Deuteromycota Jamur Deuteromycetes adalah jamur yang berkembang biak dengan konidia dan belum diketahui tahap seksualnya. Tidak ditemukan askus maupun basidium sehingga tidak termasuk dalam kelas jamur Ascomycota atau Basidiumycota. Oleh karena itu, jamur ini merupakan jamur yang tidak sempurna (jamur imperfeksi). Berikut ini adalah ciri-ciri Deuteromycota: • Banyak bersifat merusak atau menyebabkan penyakit pada hewan, manusia, dan tumbuhan. • Reproduksi askesual dengan kondium dan seksual belum diketahui. • Bersifat parasit pada ternak dan ada yang hidup saprofit pada sampah. • Hifa bersekat. • Tubuh berukuran mikroskopis. Epidermophyton Microsporum Jamur yang tergolong pada jamur imperfeksi banyak yang menimbulkan penyakit, misalnya, jamur Helminthosporium oryzae, dapat merusak kecambah, terutama menyerang buah dan menimbulkan nodanoda hitam pada daun inang; Sclerotium rolfsii merupakan penyakit busuk pada berbagai tanaman; Epidermophyton floocosum yang menyebabkan kutu air; Epidermophyton microsporum yang menyebabkan panu; Tychophyton tonsurans yang menyebabkan ketombe di kepala. Jenis jamur dalam kelompok ini yang menguntungkan adalah jamur oncom (Monilia sitophila atau sekarang bernama Neurospora sitophila). C. Reproduksi Bagian terbesar suatu kapang secara potensil mampu untuk tumbuh dan berkembang baik. Inokulasi pada fregmen yang kecil pada suatu medium dapat tumbuh pada individu baru. Hal ini di peroleh dengan menanamkan inkolasi pada medium segar dengan bantuan medium transfer, suatu cara untuk serupa yang di gunakan untuk bakteri. Bedanya bahwa jamur yang di pakai untuk kapang itu lebih kaku dan ujungnya pipih dan dapat memotong siselium. Reproduksi ada yang secara vegetatif / aseksual dan ada yang secara generatif / seksual. Secara vegetatif dengan spora, tunas, konidia, maupun fragmentasi. Secara generatif dengan konjugasi membentuk zygospora, askospora, dan basidiospora. Memiliki keturunan diploid yang singkat (berumur pendek). Habitat di tempat lembab, mengandung zat organik, sedikit asam, dan kurang cahaya matahari. Secara alamiah cendawan berkembang biak dengan berbagain cara baik dengan aseksual dengan cara pembelahan,pengucupan dan pembentukan spora dapat pula secara seksual dengan peleburan nucleus dari dua sel induknya. Pada pembelahan, suatu sel membagi diri untuk membentuk dua sel anak yang serupa. Pada pengucapan suatu sel anak tumbuh pada pengucapan suatu anak tumbuh dari penonjolan kecil pada sel inagnya. Spora aseksual yang berfungsi untuk menyebarkan spesies di bentuk dalam jumlah yang besar. Ada banyak jumlah spora aseksual yaitu : a. Kandiospora atau konidum merupakan konidium yang kecil yang bersel satu yang di sebut mirikonidium. Konidium yang besar lagi di namakan makrokonidium. Konidium di bentuk di ujung atau di sisi suatu hifa. b. Sporagiospora spora bersel satu ini terbentuk di dalam kantung yang sudah terbentuk di dalam kantung yang di sebut sporagonium yang ada di ujung hifa khusus (sporagiospora). Aplanospora asalah sporagiospora nonmotil. Zoospore adalah sporagiospora yang motil,motolitasnya yang di sebabkan oleh flagelum. c. Oidium atau artospora spora ini bersel satu karena terputusnya sel-sel hifa. d. Klamidospora bersel satu karena berdinding tebal ini sangat resistenn terhadap keadaan yang buruk yang terbentuk dari sel-sel hifa somatic. e. Blastospora tunas atau kuncup pada sel-sel khamir yang di sebut sebagai blantospora. Sporas seksual, yang di hasilkan oleh pemburu dua nucleus, terbentuk lebih jarang, lebih kemudian dan dalam jumlah yang lebih sedikit kemudaian, dan dalam jumlah yang lebih sedikit dan kemudian di bandingkan dengan spora yang aseksual.juga hanya terbentuk dalam kegiatan tertentu ada beberapa tipe spora yaitu : a. Basidiospora Spora bersel satu ini terbentuk di atas struktur berbentuk ganda yang di namakan basidium Proses pembentukan balastospora secara aseksual, satu basidium dengan satu nucleus dari masing-masing induk. Basidium mengambil bentuk yang khas bagi spesies itu dan menghasilkan empat proses meruncing yaitu (tunggal strerigma), keempat nuleus, yang di hasilkan setelah pembelahan nucleus dari perkembangan milosis kini bergerak ke arah sterigmata dan membentuk basidiospora. b. Zigospora Zigospora adalah spora besar berdinding tebal dan terbentuk apabila ujung-ujung di antara dua hifa yan g secara seksual secara serasi, disebut juga secara gametangia, pada beberapa yang melebur. c. Oospora Spora ini terbentuk di dalam struktur khsus yang di sebut sebagai Ooginium. Pembentukan telur, atau Oosper, oleh gamet jantan yang terbentuk di dalam anteredium menghasilkan Oospora. Dalam setiap Ooginium dapat pada satu atau beberapa Oosfer. Spora aseksual dan seksual dapat di tarik oleh struktur pelindung yang sangat terorganisasi yang di sebut sebagai tubuh buah. Tubuh buah aseksual di antaranza adalah atservulus dan piknidium, tubuh buah seksual yang umum di sebut peritesium dan apotesium. Meskipun suatu cendawan tunggal dapagt terbentuk secara seksual dan aseksual dengan waktu beberapa cara yang berlainan struktur serta metode pembentukan spora-spora itu cukup konstan untuk di gunakan dalam identifikasi dan klasifiaksi. Berdasarkan germinsi spora morfologi fungi di bagi menjadi bentuk yeast mold (mycelia form). a. Bentuk yeast (Ragi) Organiseme uniseluler, bentuk obat dengan oval, dengan ukuran 2-60 mikron, reproduksi aseksual budding (blastoconidia formation) beberapa yest reproduksi dengan binary fission yang khas pada parasitic dari penicillium marneffie. Reproduksi seksual dengan membentuk askospora dan basidiospora. D. Jenis-Jenis Jamur Yang Menguntungkan dan Merugikan 1.Jamur Yang Menguntungkan antara lain : a) Volvariella volvacea (jamur merang) berguna sebagai bahan pangan berprotein Yang b) Rhizopus dan Mucor berguna dalam industri bahan makanan, yaitu dalam pembuatan tempe dan oncom. c) Khamir Saccharomyces berguna sebagai fermentor dalam industri keju, roti, dan bir. d) Penicillium notatum berguna sebagai penghasil antibiotik. 2. Jamur Yang Merugikan a) Phytium sebagai hama bibit tanaman yang menyebabkan penyakit rebah semai. a) Phythophthora infestan menyebabkan penyakit pada daun tanaman kentang. b) Saprolegnia sebagai parasit pada tubuh organisme air. c) Albugo merupakan parasit pada tanaman pertanian. d) Candida sp. penyebab keputihan dan sariawan pada manusia. E. Patogenitas Patogen yang hanya dapat masuk melalui luka disebut sebagai parasit luka. Patogen golongan ini tidak dapat masuk kedalam jaringan inang melalui lubang alami maupun dengan menembus secara langsung. Luka yang dapat ditembus oleh patogen ini dapat berupa luka yang sangat halus maupun luka yang dapat terlihat secara langsung dengan mata biasa, luka yang terjadi secara mekanis, maupun luka yang disebabkan karena gigitan serangga. Beberapa jamur bahkan hanya dapat masuk melalui luka yang telah disebabkan oleh patogen yang telah menyerang terlebih dahulu. Patogen ini disebut dengan patogen sekunder. Lubang alami yang sering digunakan sebagai tempat masuk oleh jamur patogen adalah stomata atau mulut kulit. Spora jamur yang berada di atas permukaan daun akan berkembang dan membentuk buluh kecambah. Setelah mencapai mulut kulit ujung buluh kecambah akan membesar dan membentuk apresorium. Dari apresorium ini akan dibentuk tabung penetrasi yang masuk ke dalam lubang stomata dan di dalam ruang udara akan membengkak menjadi gelembung substoma yang kemudian dari tempat ini akan tumbuh hifa infeksi yang berkembang ke semua arah, membentuk haustorium dan mengisap makanan dari sel-sel inang, sehingga infeksi sudah terjadi. Lentisel yang berisi sel-sel berdinding tipis yang lepas-lepas dan di dalamnya terdapat lebih banyak ruang antar sel juga merupakan salah satu tempat yang dapat dilalui oleh patogen untuk masuk ke dalam jaringan selama belum terbentuk gabus di bawahnya. Patogen yang masuk melalui lentisel akan mendapat perlawanan oleh pembentukan gabus, sehingga agak mirip dengan penetrasi melalui luka. Infeksi patogen dapat juga terjadi melalui kelenjar madu, dan madu yang berada di dalmnay sering berfungsi sebagai alas makanan bagi patogen sebelum masuk ke dalam jaringan. Hal ini biasanya terjadi pada patogen-patogen yang terbawa oleh serangga pengisap madu. Jamur yang melakukan infeksi dengan menembus langsung permukaan jaringan, buluh kecambah dari spora jamur terlebih dahulu akan membentuk apresorium yang melekat erat pada permukaan kulit luar karena adanya laipsan lendir. Apresorium kemudian akan membentuk hifa infeksi yang berupa tonjolan kecil namun mempunyai kekuatan besar untuk menembus kutikula. Senyawa kutin yang merupakan penyusun dinding kutikula akan dapat dihancurkan secara kimiawi, sehingga jamur tidak hanya mengandalkan kekuatan mekanisnya saja. Selanjutnya hifa infeksi akan bertemu dengan Jika hifa infeksi mulai menguraikan dinding luar sel epidermis, keseimbangan dalam sel mulai terganggu. Protoplas mengalami perubahan dalam strukturnya, menjadi lebih kasar dan granuler. Kadang-kadang plasma mengalami koagulasi dan mengendap pada permukaan hifa yang telah masuk, sehingga hifa yang masuk terbungkus oleh selaput yang padat, yang dapat menghalangi difusi sekresi jamur ke dalam sel. Ada kalanya lapisan pembungkus ini menjadi lebih kuat karena adanya endapan selulosa dan hemiselulosa yang disebut lignituher, yang dapat menghentikan pertumbuhan hifa. BAB II A. Jenis-Jenis Pemeriksaan Jamur 1) Pemeriksaan Mikroskopis Jamur dengan KOH 2) Cara pemeriksaan KOH Parker: B.Cara Kerja a) Tujuan pemeriksaan ini adalah mengamati gambaran mikroskopik jamur untuk membedakan jenis jamur dan membedakannya dari bakteri. 1) Cara pemeriksaan KOH 20%: [1] letakkan skuama di bagian tengah kaca objek. [2] teteskan larutan KOH 20% di atas skuama. [3] tutup dengan deckglass. [4] panaskan di atas api hingga timbul gelembung udara yang pertama. [5] lihat di mikroskop dengan pembesaran objektif 40 kali. 2) Cara pemeriksaan KOH Parker : [1] letakkan skuama di tengah kaca objek. [2] teteskan larutan KOH Parker di atas sediaan. [3] tutup dengan deckglass. [4] lihat di mikroskop dengan pembesaran objektif 40 kali. Sediaan basah dibuat dengan meletakkan bahan di atas gelas alas, ditambah 1-2 tetes larutan KOH (konsentrasi 10% untuk rambut dan untuk kulit, dan untuk kuku 20%), tujuan sedian dicampur dengan KOH adalah untuk melarutkan jaringan. Biasanya memakan waktu 15-20 menit, maka untuk mempercepat pelarutan dilakukan pemanasan sediaan basah di atas api kecil. Untuk melihat elemen jamur lebih nyata dapat ditambahkan zat warna pada sedian KOH, misalnya tinta parker superchroom blue black. C. Pengobatan jamur a) Antijamur Obat antijamur terdiri dari beberapa kelompok yaitu : kelompok polyene (amfoterisin B, nistatin, natamisin), kelompok azol (ketokonazol, ekonazol, klotrimazol, mikonazol, flukonazol, itrakonazol), allilamin (terbinafin), griseofulvin, dan flusitosin. b) Azol Antijamur azol merupakan senyawa sintetik dengan aktivitas spektrum yang luas, yang diklasifikasi sebagai imidazol (mikonazol dan ketokonazol) atau triazol (itrakonazol dan flukonazol) bergantung kepada jumlah kandungan atom nitrogennya ada 2 atau 3. Struktur kimia dan profil farmakologis ketokonazol dan itrakonazol sama, flukonazol unik karena ukuran molekulnya yang kecil dan lipofilisitasnya yang lebih kecil. Pada jamur yang tumbuh aktif, azol menghambat 14-α- demetilase, enzim yang bertanggung jawab untuk sintesis ergosterol, yang merupakan sterol utama membran sel jamur. Pada konsentrasi tinggi, azol menyebabkan K+ dan komponen lain bocor keluar dari sel jamur. Pengobatan Jamur Kulit dilakukan dengan memperhatikan jenis jamur. Karenanya kita disarankan untuk mengobati infeksi jamur dengan menggunakan obat antijamur.Gunakan obat antijamur sesuai saran pemakaian atau petunjuk dokter agar infeksi Gunakan obat antijamur sesuai saran pemakaian atau petunjuk dokter agar infeksi jamur teratasi maksimal. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah menjaga kesehatan kulit, dengan cara menghindari bertukar handuk, baju, atau sisir dengan orang lain, serta mandi 2 kali sehari. Jika berbagai cara produk telah dicoba untuk pengobatan jamur dikulit sebaiknya atasi dengan menggunakan obat herbal Ace Maxs mampu menghilangkan jamur secara cepat dan efektif. Ace Maxs adalah herbal yang terbuat dari extra kulit manggis dan daun sirsak yang sangat tepat untuk mengatasi masalah infeksi dan jamur pada kulit. D. Pencegahan Jamur Tips lain yang kami sarankan adalah menjaga kebersihan diri Anda. Menjaga kebersihan diri sendiri terutama di bagian bawah adalah sesuatu yang harus lakukan bagi semua perempuan. Menjaga vagina Anda tetap bersih dan kering setelah Anda mandi akan membantu mencegah pertumbuhan yang tidak perlu dari jamur Candida. Jika Anda terbiasa dalam menggunakan pelindung celana dalam yang wangi, tampon wangi, atau produk kesehatan wanita lainnya yang telah diberi pewarna atau pewangi, mulailah untuk menghindarinya. Gunakan hanya yang berbahan alami. Itu lebih baik bagi Anda dan bagi lingkungan. Jika Anda memiliki kehidupan seks yang cukup aktif, pastikan untuk selalu menggunakan kondom. Meskipun infeksi jamur bukanlah penyakit menular seksual, namun melakukan hubungan seks yang aman adalah sebuah nasihat yang baik. Baiklah, bisa kita lanjutkan? Biasanya obat-obatan adalah baik untuk Anda tetapi untuk mencegah infeksi jamur, yang terbaik adalah menghindari antibiotik, karena ini akan mengganggu keseimbangan mikroorganisme dalam tubuh Anda sehingga mendukung pertumbuhan jamur Candida. Jika tidak diresepkan oleh dokter anda, hindari pil antibiotic untuk sementara waktu. Demikian juga, makanan tinggi karbohidrat dan gula adalah sumber makanan bagi ragi. Jadi kecuali jika Anda ingin tetap memberi makan sesuatu ke ragi untuk membantunya tumbuh, maka Anda lebih baik tetap mengkonsumsi beberapa makanan segar seperti sayuran dan buah-buahan untuk sementara waktu. Selain itu, dalam cara anda mengkonsumsi makanan, telah direkomendasikan untuk makan buah-buahan segar dan sayuran secara terpisah dari makanan yang dimasak. Ketika Anda mengkombinasikan makanan yang dimasak dan yang masih segar, makanan tersebut akan cenderung berfermentasi di dalam perut Anda. Makanan yang difermentasi akan menjadi tempat pertumbuhan bakteri selain jamur yang sudah Anda miliki. Semakin banyak yang harus Anda pelajari untuk mengendalikan asupan makanan Anda jika Anda penderita diabetes. Memantau dan menjaga jumlah asupan gula adalah cara yang baik untuk membuat Anda tetap sehat serta menjagajamur ditempatnya. DAFTAR PUSTAKA Arikunto, Suharsimin. 1999. Mikologi ( jamur ). Agus wydia gunawan.1997. Usaha pembibitan jamur Indrawati gandar.Arianti oetari .2010. Mikologi (Dasar dan terapan) Indawaar murhat , 2010 Mikolo dan Dan Virologi Panduan Medik Dan Klin Kategori. Bandung : Gramedia Drs Sitti Latja . M,pb Biologi (Sain dalam kehidupan) Yohana ipuk sunarmi ( cahyo saparinto ) Usaha 6 jenis jamur Asdam. 2013 jenis penelitian Gambaran jamur yang terdapat pada bahan makanan yang di perjual belikan di kawasan pasar . Anonim. http : // www. Prodia, Co. Id, / makalah jamur, html, 2002 – 2007 Sukmadinata.2006..http://jamur yang menguntungkan dan jamur yang merugikan .blogspot.com/2012/2013.html, diakses tanggal 01 MEI 2015

1 komentar:

  1. Harrah's Lake Tahoe Hotel and Casino - JAMhub
    Harrah's Lake Tahoe Hotel and Casino. $99. The hotel in Stateline, 파주 출장샵 Nevada, is owned 보령 출장마사지 by the 구리 출장샵 Vici 군산 출장마사지 Properties Limited and operated 익산 출장안마 by Harrah's Lake Tahoe

    BalasHapus